Bisnis

Bisnis Sandiaga Uno Sebelum Terjun Kedunia Politik

Bisnis Sandiaga Uno saat ini tengah di perbincangkan, mulai dari awal mula memulai bisnis, jatuh bangun dalam mengembangkan usaha, kisah sukses, jumlah perusaan Sandiaga Uno sampai pada akhirnya dia berhenti dari dunia bisnis dan terjun di dunia politik.

Figur Sandiaga Salahudin Uno memang menjadi sangat inspiratif, memulai usaha bukan dari backgroud pengusaha, menjadi pengusaha muda sukses, menjadi wakil walikota Jakarta, sampai pada calon presiden idola emak-emak.

Daftar Bisnis Sandiaga Uno

Bisnis Sandiaga Uno

(tandaseru.id/Dimas)

Menjadi korban PHK akibat krisis moneter 1997 Sandi harus pulang ke Indonesia dan memulai cerita baru sebagai investor ulung dengan mendirikan perusahaan yang bergerak di Investasi yang mengantarkanya menjadi salah satu orang terkaya di Indonesia.

Sekedar informasi menurut data dari KPK sandiaga Salahudin Uno Memiliki kekayaan 5 Triliun.

Recapital Advisor

Ini adalah perusahaan jembatan pertama Sandi dalam dunia usaha. pada tahun 1997 Sandi dan teman sekolahnya Rosan Perkasa Roeslani mendirikan perusahaan yang bergerak dibidang penasehat keuangan.

Keputusan Sandi membuat perusahaan ini sangat tepat, paska krisis moneter banyak perusahaan yang bangkrut dan para investor membawa uangnya keluar negeri.

Saat itu tidak banyak yang memprediksi bahwa perusahaan Recapital akan menjadi sukses. perusahaan ini kemudian berkembang dan bergerak bergerak pada bisnis pembelian saham.

Pada tahun 2008 menjadi sejarah penting Recapital Advisor bergerak pada pembelian perusahaan, perusahaan yang akan colaps di beli kemudian dipoles dan dijual kembali dengan harga lebih tinggi.

Sandi melalui Recapital sukses menjual 80% saham Pizza Hut ke PT Sriboga Ratu Raya (SRR), selain itu Recapital berhasil melego Bank BTPN, 71% sahamnya dijual ke Texas Pacific Nusantara.

PT Recapital Advisor terus berkembang saat ini untuk memnuhi kebutuhan pasar dibuat empat group Recapital, Relife, Recapital Sekuritas dan Recapital Asset Management.

Saratoga Investama Sedaya

Selain mendirikan Recapital Advisors Sandiaga juga mendirika Saratoga Investama Sedaya pada tahun 1998, satu tahun setelah berdirinya recapital.

Saratoga Investama didirikan oleh Sandiaga Uno dan Edwin Soeryadjaya yang merupakan anak kedua pendiri Astra Internasional William Soeryadjaya.

Perusahaan ini adalah perusahaan investasi ternama di Indonesia fokus bisnis ini adalah mengelola investasinya pada perusahaan-perusahaan di Indonesia.

Saat ini Sandiaga Uno sudah mengundurkan diri dari direktur utama dan di gantikan oleh anak Edwin yaitu Michael Soeryadjaya.

Saham dari Sandiaga S Uno saat seperti dikutip dari detik.com tinggal 24.62% atau 613.765.429 lembar saham  dengan harga saham per 3/18/19 3.790 Rupiah perlembar.

Saat terjun mencalonkan diri sebagai Calon Wakil Presiden Sandiaga telah 2 kali menjual sahamnya dengan total 567.76 Milyar.

Sebuah langkah dan juga pengorbanan besar untuk peduli terhadap Indonesia dengan mewakafkan diri sebagai calon pemimpin Indonesia kedepannya.

Nah dari Saratoga Investama ini kemudian Sandiaga mengembangkan bisnisnya, jika dilihat bisnis ini fokus pada 3 sektor Infrastruktur, Consumer dan Sumber daya alam.

3 Sektor Bisnis Sandiaga Uno

Setelah mendirikan kedua bisnis diatas Sandiaga Uno semakin memperkuat bisnisnya dengan membuka peluang-peluang baru ke tiga sektor bisnis utama dan akhirnya menggurita sampai saat ini.

Sektor Infrastruktur

Sektor Infrastruktur dipilih Sandiaga karena masih melihat bahwa Infrastruktur adalah Sarana dan Prasarana yang dapat mempercepat pertumbuhan ekonomi Indonesia.

Sebagai seorang negarawan dan pebisnis Sandiaga Uno menjajaki peluang ini dan berhasil mendirikan beberapa perusahaan yang bergerak di sektor infrastruktur ini, diantaranya adalah.

Lintas Marga Sedaya

Lintas Marga Sedaya adalah perusahaan yang bergerak dalam pembuatan infrakstruktur jalan tol, LMS adalah pemegang hak konsesi tol CIPALI dengan panjang 116,75 KM.

Perusahaan ini didirikan oleh Sandiaga Uno melalui bisnisnya Saratoga Investama, perusahaan ini berdiri pada tahun 2005. dan kemudian pada 2007 mengerjakan proyek tol Cipali Jawa Barat.

Menurut Katadata.co.id bahwa perusahaan ini telah dijual sahamnya 18% kepada anak usaha Astra Group.

Dikutip dari kompas bahwa saat mencalonkan diri menjadi Walikota Jakarta Sadiaga Uno telah mengundurkan diri dan melepas sahamnya di PT LMS.

Tower Bersama Infrastruktur

Perusahaan ini didirikan pada tahun 2004 dan merupakan perusahaan yang bergerak pada penyedia jaringan seluler di Indonesia

Pada tahun 2012 menurut detik PT Saratoga memiliki saham mayoritas pada perusahaan ini sebesar 25.85%.

Medco Power Indonesia

Medco Power Indonesia berdiri pada tahun 2004 perusahaan ini bergerak pada penyediaan listrik untuk memenuhi kebutuhan dan pertumbuhan listrik nasional.

Menurut Detik pada 2011 PT Saratoga merupakan pemilik saham terbesar di PT Medco Power Indonesia dengan total kepemilikan 51%.

Sektor Consumer

Selain itu PT Saratoga Investama juga bergerak pada sektor Consumer untuk melebarkan gurita bisnisnya. perusahaan tersebut diantaranya

Mitra Pinastika Mustika

Mitra Pinastika Mustika atau dikenal dengan luas oleh masyarakat adalah MPM. perusahaan ini bergerak pada bisnis otomotif dan pembiayaannya.

Selain itu anak perusahaannya yaitu PT Federal karyatama adalah pemilik brand oli federal, meskipun pada akhirnya perusahaan ini dijual karena portfolionya sangat baik.

Laporan dari CNBC Indonesia bahwa pada tahun 2018 Saratoga menambah kepemilikan saham sebesar 10% dengan artian saham PT Saratoga ini memiliki total saham terhadap MPMX sebesar 58.62%.

Gilang Agung Persada

Gilang Agung Persada atau lebih dikenal luas dengan singatan GAP merupakan perusahaan yang bergerak pada fesyen, lifestyle dan elegan di Indonesia.

Informasi menurut media Bisnis.com bahwa Saratoga memilki saham 4.17 persen di GAP.

Sektor Sumber Daya Alam

Untuk terus menjaga pertumbuhan portfolio dan saham perusahaan Saratoga Investama juga menjajak bisnis kepemilikan saham di sektor sumber daya alam. berikut ini informasinya.

Tri Wahana Universal

Tri Wahana Universal adalah perusahaan yang bergerak pada bisnis kilang minyak mini yang terletak di Bojonegoro, Jawa Timur.

Menurut informasi dari Jawa Pos Saratoga Investama memiliki saham sebesar 47.5% saham.

Provident Agro

PT Provident Agro adalah perusahan yang bergerak pada industri kelapa sawit, PT Saratoga Investama memiliki saham 44.87% pada PALM ini.

Adaro Energi

Adaro Energi adalah salah satu perusahaan yang bergerak pada industri tambang batu bara, melalui PT Saratoga Investama Sandiaga memiliki hak milik berupa saham pada perusahaan tambang batu bara terbesar di Indonesia ini

Pelajaran Bisnis dari Sandiaga Uno Dalam Memulai Bisnis

Semua bisa jadi pengusaha meskipun bukan dari keluarga pengusaha

Menurut Sandiaga bahwa mendirikan perusahaan membutuhkan proses, jatuh bangun itu biasa. masa-masa sulit ada pada 3 bulan dan 1 tahun pertama.

Jika ingin sukses mulailah dengan investasi bisnis meskipun investasi jumlah investasi itu kecil.

Jadi orang kaya tidak perlu mewah, dengan kekayaan sebesar itu sandiaga hanya memiliki 2 Mobil merek Nissan yang memiliki total 325juta.

Ada kutipan yang sangat fantastis yang sering di ucapkan oleh Sandiaga Uno. dengan kekayaan 5 Triliun Sandiaga punya pandangan sendiri tentang harta.

Saya dan Istri Saya berkeyakinan bahwa Harta Itu Hanyalah Titipan Allah, Kami Hanya Diberi Tugas Untuk Mengelolanya Agar Bisa Memberikan Manfaat.

Sandiaga Salahudin Uno

Show More

Irfan

Lahir Di Gorontalo Hubungan Internasional - UMY Entrepreneur

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

Back to top button
Close
Close

Adblock Detected

Harap Dibuka Adblock Anda