Seorang diplomat ternyata tidak lahir begitu saja, belajar berbagai bahasa, kuliah mengambil jurusan hubungan internasional pada umumnya dan mengikuti seleksi CPNS Deplu atau menempuh karir politik dengan imbalan menjadi seorang diplomat.

Jika jalur diplomat hanya sekerdar jalur formal seperti itu maka tidak ada negara yang gagal dalam berdiplomasi, faktanya hanya sebagian kecil individu saja yang menonjol dari segerombolan diplomat sebuah negara.

Kepribadian Seorang Yang Berjiwa Diplomat

Diplomat yang sebagian kecil tersebut adalah diplomat sukses, mereka adalah diplomat yang memiliki kepribadian sorang diplomat.

Tipe kepribadian ini berinisiasi untuk saling bekerja sama dalam membangun interaksi dan kerjasama itu dibangun dalam suasana yang harmoni, menghindari perselisihan dengan tujuan agar ada perubahan yang positif dalam kerjasama.

Kemampuan perseptif Seorang diplomat tampaknya lebih dalam daripada indera lainnya – seolah-olah orang yang berjiwa diplomat memiliki set lengkap alat canggih yang di pasang di hati mereka.

Seorang diplomat dapat merasakan keaadan emosi orang lain dan memiliki empati yang tinggi sehingga setiap hubungan dengan orang lain meninggalkan kesan yang mendalam.

Ajaib, namun kepribadian seorang diplomat bukanlah hal yang mistik, semua dikarenakan mereka memiliki pemahaman dan mengerti akan sebuah perbedaan.

Kekurangan Seorang Diplomat

Seorang diplomat mampu beradaptasi dengan segala situasi, mudah merefleksikan diri terhadap lawan, serta mudah ditebak namun terkadang tidak bisa di tebak sama sekali.

Sayangnya hal ini banyak mempengaruhi kehidupan pribadi seorang diplomat, hidup dalam refleksi, bergerak dalam gelap dan berbunyi dalam senyap membuat seorang diplomat sulit untuk memahami dirinya sendiri.

Terkadang apa yang para diplomat lakukan dan apa yang dibicarakan tidak sesuai dengan keyakinan dan kepribadian mereka sendiri.

Benar kata dosen saya : Diplomat adalah orang suci di negaranya dan menjadi pembohong besar di negara orang lain demi kepentingan nasional bangsa.

Keterampilan seorang diplomat dalam membina persahabatan, memberikan arti yang tulus serta memiliki sikap empati yang berlebih terkadang memang menyiksa diri sendiri.

Pernakah anda pernah mengalami melakukan sesuatu namun itu bukan dari dalam hati anda? Terkadang begitulah para diplomat menjalani hidup sehari-hari.

Para diplomat merupakan pahlawan kemanusiaan, itu pasti. mereka memiliki poin lebih terhadap nilai-nilai kemanusiaan yang berharga: kebaikan, pengertian, dan altruisme (sikap peduli kepada orang lain tanpa memperhatikan diri sendiri).

Jika saya bisa menebak, maka saya mengatakan bahwa Jhon Lennon adalah seorang yang memiliki kepribadian seorang yang berjiwa diplomat melalui lagunya “Imagine”.

Sifat Intuitif memainkan peran besar dalam membangun sifat optimis seolah telah mengetahui hasil akhir sebuah tujuan.

Bukan hanya itu mereka para diplomat peka terhadap ketidakadilan yang yang merusakan tatanan dunia. Mereka bisa menjadi agresif terhadap kekuatan yang mereka anggap jahat, dan mampu melakukan aksi baja ketika mereka merasa memiliki tanggung jawab moral yang tinggi.

Cepat Emosi, Sifat ini membuat para diplomat dapat meledak menjadi mesin tempur jika diprovokasi; dengan momentum yang membenarkan diri sendiri dan cita-cita yang dirasa berharga.

Dengan memiliki kepribadiaan yang kadang mudah terpancing emosi jika mereka merasa benar, terkadang para diplomat berbuat melampaui batas bahkan membahayakan orang-orang yang mereka sayangi dikarenakan sifat merasa benar sendiri dan berjuang sendiri.

Menanggulangi hasrat ini dengan kepraktisan dingin adalah tantangan bagi para diplomat. Mereka sering enggan untuk membuat dan mengambil keputusan sulit atau rencana yang kurang tepat.

Suka Merantau Bisa Jadi Anda Cocok Menjadi Seorang Diplomat

Jika anda meilihat seorang diplomat, mereka adalah orang yang mungkin akan menjadi orang asing di kampungnya sendiri, mungkin anda punya keluarga sekarang ini yang menjadi diplomat.

Seorang yang memiliki jiwa diplomat biasanya mereka tidak suka berdiam diri di kampungnya sendiri, merasa diri bahwa diam di kampung halaman dapat memenjarakan kreativitas dan potensi yang mereka miliki.

Diplomat itu adalah pekerjaan yang mewajibkan anda cepat berpindah negara, beradaptasi dengan orang baru, menghadapi perbedaan dan warna budaya yang bermacam-macam.

Bayangkan jika seorang diplomat namun tidak memiliki karakter jiwa diplomat, apa yang mereka akan rasakan dan mereka alami di medan perjuangan.

Bagaimana mereka memperjuangkan sebuah kepentingan besar, kepentingan nasional negaranya tanpa sama sekali memiliki rasa dan kepekaan terhadap nilai-nilai diplomasi.

Untuk anda yang sudah berjuang dan memiliki cita-cita yang sama yaitu menjadi seorang diplomat namun gagal karena harus memenuhi berbagai seleksi, syarat dan prasyarat.

Teruslah pupuk rasa itu, terapkan dalam kehidupan sehari-hari, tebarkan dalam lingkungan kantor tempat kita bekerja sebarkan nilai-nilai kemanusiaan.

Saya sendiri adalah orang yang berada disisi yang sama, gagal dalam meraih cita-cita masa muda yang diperjuangkan dulu.

Jadilah diplomat dimanapun anda berada, Salam dari Saya Diplomat Muda…Seorang diplomat yang punya cita-cita.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here