etika minum kopi

Etika minum kopi sekarang ini harus sering dikampanyekan mengingat semakin berkembangnya zaman. terdapat pergeseran fungsi dan dan perilaku pecinta kopi. sehingga standar minimal yang harus diketahui oleh pengunjung warung kopi yaitu etika minum kopi.

Hampir setiap negara barat memiliki etika minum kopi yang mereka pegang ketika mampir di warung kopi. mereka menyebutnya table maner.

Namun tentunya budaya di indonesia berbeda dengan budaya barat, berikut ini beberapa etika minum kopi yang anda wajib ketahui ketika minum kopi.

Hindari Mencelupkan Makanan Kedalam Kopi

Kebiasaan dulu orang indonesia saat teras rumah masih tempat yang nyaman buat ngopi adalah mencelupkan kue atau biskuit kedalam kopi panas.

Kombinasi antara zat kafein yang dapat memberikan stimulan positif dan larutan tepung yang memberikan rasa kenyang membuat sang penikmat kopi siap menjalani hari.

Namun jangan pernah anda lakukan hal ini ketika sedang menikmati kopi di warkop kesayangan anda. Pasalnya larutan biskut yang bercampur dengan kopi di gelas anda menimbulkan kesan jorok yang tidak nyaman jika dilihat oleh orang lain.

Mungkin anda menjawab “kenapa mereka melihat isi gelas saya”. itu benar namun ketika anda berada diruang publik maka hak anda dibatasi dengan hak orang lain. sehingga orang lain bisa melakukan apa yang dia suka.

Bayangkan ketika anda sedang nongkrong bareng atau bertemu dengan rekan bisnis kemudian ada potongan kue yang masuk ke kopi? weeeek. itu sangat menjijikan. saya rasa anda setuju dengan etika minum kopi ini.

Jangan Salahkan Barista ketika kopi tidak sesuai ekspektasi Rasa

Etika minum kopi selanjutnya yaitu jangan pernah menyalahkan barista mengenai rasa kopi yang kurang memekat di lidah anda.

Agar anda tau bahwa kebutuhan akan kopi lebih dahulu datang dari pada si barista penyeduh kopi. dulu profesi sebagai barista memang jarang dilirik orang, saya yakin dulu anda pasrah saja tentang rasa kopi.

Mengkritk si barista hanya akan membuat rasa kopi anda benar-benar pahit dan tanpa makna karena lidah anda tak punya rasa. ada orang lain disekitar anda yang sedang nikmat-nikmatnya menyeruput kopi buatan dia.

Cara yang paling sopan yang anda lakukan adalah cari rumah kopi lain untuk kepuasan anda. Dan jangan pernah kembali kecuali mengajari dia cara membuat kopi jika anda benar-benar pakar kopi.

Adu pengetahuan kopi dengan rekan Satu Meja

Ini fenomena akhir zaman, iya karena baru sekarang ini kita sering jumpai orang yang berdebat mengenai kopi. mulai dari kopi itu digiling apa di gunting sampai biji kopi tumbuhnya di eltitude berapa…

Yups ini sangat ilmiah dan perlu ruang khusus untuk membahasnya, bukan di rumah kopi yang lagi sedang ramai-ramainya. ini tidak memenuhi etika minum kopi.

Mungkin anda merupakan kopi snob yang cinta akan kopi dan memiliki pengetahuan mengenai kopi di atas rata-rata orang disekitar meja anda. silahkan saja cari warkop yang benar-benar kumpulan para kopi snob disana arena pertarungan kopi anda.

Kopi Itu Diminum bukan Di Bicarakan

Para peneliti dari Thomas Jefferson University di Philadelphia menemukan fakta baru. Bahwa kopi yang diminum ketika Panas memiliki tingkat oksidan lebih banyak daripada kopi dingin. so minumlah kopi ketika panas. jangan kelamaan debat.

Minumlah Kopi dengan Cara Di Seruput Jangan Diteguk

Mungkin anda lupa bahwa anda sedang menikmati kopi atau sekedar sedang meminumnya. tapi taukah anda bahwa minum itu ada yang di seruput ada juga yang di teguk.

Kopi bukanlah minuman penghilang rasa haus dan dahaga, anda sepakat bahwa ketika anda haus anda akan lebih memilih air putih daripada harus meminum kopi terlebih dahulu.

Ternyata etika minum kopi dalam table manner itu adalah diserup. meminum perlahan-lahan sambil di nikmati sehingga bunyinya sruppp-sruuuup. ketika anda meneguknya maka bunyi yang dikeluarkan akan berbunyi bluk-bluk. bunyi ini dianggap tidak beretika karena seperti minumnya kuda yang sedang haus.

Saya yakin anda sepakat bahwa menyeruput kopi lebih terasa nikmatnya daripada meneguknya langsung.

Selain itu jika anda seorang wanita pecinta kopi, usahakan untuk menyeka bibir anda dari lipstik. Hal ini agar bekasnya tidak ketinggalan di bibir gelas. karena gelas yang ada tanda lipstik di bibir gelas terkesan murahan. kebanyakan ditemukan di kafe remang-remang.

Posisi Sendok Berada diluar gelas setelah meminum kopi

Etika Minum Kopi yang paling mendasar adalah merapikan cangkir kopi anda setelah anda meminumnya. ini tehnik table manner dasar.

Mungkin ini hal sepele bagi anda, namun saya jadi ingat ketika dulu sedang kuliah. kami memiliki materi table manner course dimana banyak hal yang anda anggap sepele di meja makan namun fatal akibatnya. paling dasar adalah merapikan sendok makan dan minum.

Mengeluarkan sendok dari gelas adalah isyarat bahwa anda telah selesai dengan kopi anda.

Etika Minum Kopi Terakhir Adalah Jangan Biasakan Hutang

Fenomena trendnya warung kopi saat ini benar-benar berada di titik puncaknya. bahkan indonesia menurut Internasional Coffee Organization (2016/2017) menjadi negara terbesar ke 4 pengekspor komuditas kopi terbesar di dunia.

silahkan anda perhatikan jika anda sedang berjalan di jalan utama dan memasuki jalan-jalan kecil. maka mudah anda menemukan usaha warung kopi sederhana.

Namun tidak semuanya merupakan warung kopi yang memiliki omzet yang besar. Bahkan sebagian dari mereka anda pengusaha kopi pemula yang sedang mencoba keberuntungan di dunia kopi.

Tindakan anda untuk cash bon di warung kopi pemula ini akan membuang peluang keberuntungannya.

Sekecil-kecil rupiah yang di dapatkan dari secangkir kopi itu jika di akumulasikan akan menimbulkan cash flow yang berat jika itu terdebit di buku hutang.

Ayo selamatkan warung kopi kecil di sekitar anda dengan terus membeli dan menjadi pelanggan yang bak raja.

Penutup

Itulah beberapa etika warung kopi yang berkembang di indonesia. Ini merupakan buah pikiran pribadi sehingga terdapat banyak sekali poin kekurangan yang mungkin juga bisa menyinggung anda secara pribadi.

Oleh sebab itu saya membutuhkan banyak masukan untuk menyempurnakan tulisan saya mengenai etika minum kopi di warung kopi. saya tunggu anda di kolom komentar.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here