Peningkatan pengguna internet dan terus berkembangnya sosial media membuat perubahan pada kajian faktor pendorong interaksi sosial di masyarakat. dahulu pendorong interaksi sosial dikarenakan sugesti dari media masa dan layar kaca. orang cenderung berinteraksi dengan pola-pola yang sering mereka baca dan tonton.

Pada ilmu sosial faktor pendorong interaksi sosial itu biasanya dikenal ada 6 faktor pendorong interaksi sosial

  • Sugesti
  • Imitasi
  • Identifikasi
  • Motivasi
  • Simpati
  • Dan Empati

Pada awal mula internet masuk indonesia, sebelum sosial media menjadi populer seperti saat ini, orang berinteraksi menggunakan blogger, mirc dan yahoo.

Kemudian seiring berkembangnya zaman, media sosial ini kemudian berkembang mulai dari friendster, facebook, twitter youtube dan lain-lain.

Masuknya media sosial ke Indonesia ini kemudian merubah faktor pendorong interaksi sosial.

Biasanya keenam faktor diatas dilakukan secara tatap muka atau berinteraksi langsung., face to face.

Sepertinya media sosial sudah memperhitungkan faktor pendorong interaksi sosial dalam setiap fiturnya, seperti update status, kolom komentar, upload video, voting dan berbagai macam hal lainnya.

Imitasi Sajian Media Sosial

Lihat saja dampaknya, jika imitasi di artikan sebagai sebuah tindakan meniru perilaku orang lain, pengguna media sosial memiliki banyak referensi yang mereke tiru.

Orang bisa menjadi tiba-tiba sebagai seorang agamis, politikus, pengusaha dan lain sebagainya. dan itu dinamik jika dilihat dari statusnya.

Kemudian imitasi yang mereka dapatkan bersumber dari media sosial berdampak pada interaksi sosial di lingkungan masyarakan dan sekitarnya.

Perhatikan status facebook seseorang, terkadang sangat mirip dengan apa yang dibicarakan terkadang juga berbading jauh dari kehidupan nyata.

alhasil orang mendeskripsikan satu orang dan lainnya menjadi berubah-ubah, hampir sulit didapatkan standar objektivitas penilaian.

Sugesti di Ala Facebook

Coba anda perhatikan bagaimana facebook melakukan sugesti untuk mendorong anda berinteraksi dengan orang lain yang belum tentu anda kenal sebulumnya.

Perhatikan juga kemampuan facebook memaksa anda untuk bergabung dengan group dan komunitas.

Sugesti adalah suatu tindasan psikis yang mempengaruhi seseorang agar orang tersebut mengikuti perintah seseorang.

Silahkan baca media masa, lihat media sosial dan televisi, berapa banyak orang yang berhasil disugesti hanya menggunakan media sosial.

Siapa saja tanpa pandang bulu, seorang pedagang melakukan sugesti ke pembelinya, penipu menipu sahabatnya hanya dengan berinteraksi sesaat dan lain sebagainya.

Identifikasi Sosial Di Media Sosial

Menurut Swann, faktor pendorong interaksi sosial yaitu karena keseamaan, jika di artikan identifikasi sosial adalah sebuah kecerdasan kognitif yang mendorong seseorang untuk bergabung dengan kelompok tertentu karena merasa adanya kesamaan atau memiliki kualitas dan karakteristik yang sama.

Semua media sosial menerapkan algoritma pada platformnya, kecerdasan buatan ini bisa mengidentifikasi anda kemudian merekam bahavior anda. sehingga anda akan dikaitkan dengan orang yang mirip dengan ada.

Misalkan anda adalah seorang pebisnis online, maka facebook akan menemukan orang yang habitnya mirip anda, sehingga anda saling berinteraksi meskipun belum pernah kenal sebelumnya.

Motivasi Ala Sosial Media

Motivasi adalah suatu rangsangan ke alam bawah sadar yang diberikan seseorang kepada orang lain sehingga orang tersebut terdorong dan bersemangat dalam sesuatu yang positif.

Salah satu yang membuat Mario Teguh terkenal dengan program golden ways bukan hanya karena pengaruh televisi saja.

Orang mengutip kata-kata bijaknya dan mengunggah video motivasinya disosial media. orang termotivasi hanya karena postingan dan video dari Mario Teguh tanpa harus t muka.

Instagram Dapat Membangun Rasa Simpatik

Perasaan simpati adalah perasaan yang timbul diakibatkan rasa suka atau tertariknya seseorang karena melihat penampilan dan perilaku orang secara terus menerus.

Instagram adalah aplikasi sosial media gambar terbesar di dunia, tidak hanya gambar, orang saling berbagi video tentang kehidupanya sehari-hari melalui Insta Story.

Pola interaksi ini kemudian yang dapat menghidupkan rasa simpatik terhadap orang lain karena terus mengikuti update foto dan story instagram seseorang.

Jika saya tuliskan contohnya maka postingan ini tidak mampu menampungnya, silahkan pikirkan sendiri contohnya.

Rasa Empati

Faktor pendorong interaksi sosial yang terakhir adalah rasa empati, hampir mirip dengan rasa simpati, hanya saja orang yang berempati seolah-olah memiliki perasaan yang sama dari orang yang di empatinya.

Sifat empati ini paling banyak dirasakan dalam suasana duka, atau mengucapkan belasungkawa.

Media sosial kemudian menyederhanakan rasa ini, lihatlah bagaimana informasi berita duka mudah menyebar, sayangnya ada juga dampak negatifnya.

Hitunglah jumlah komentar turut berduka cita di kolom komentar dan berapa dari mereka yang hadir pada proses penguburan.

Media sosial seolah-olah telah mewakili perasaan simpati dari seseorang

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here