Rumah Kopi Dan Social Impact Penikmatnya. Anda Juga?

41
Rumah kopi

Rumah Kopi – Hampir seluruh orang di dunia bangun pagi tanpa melewatkan ritual minum kopi untuk mengawali hari. momen ini hampir tidak pernah dilewati baik laki-laki ataupun perempuan. kemudian mereka melanjutkannya di warung kopi sederhana yang mereka sukai. kemudian meminumnya kembali di penghujung hari.

Budaya minum kopi saat ini bukan hanya menjadi tren masyarakat urban melainkan telah berhasil mengetuk pintu ke setiap pelosok desa di tanah air.

Pojok-pojok desa dihiasi oleh kedai kopi yang menawarkan keungulan kopi daerahnya dan menjadi kumpulan banyak orang untuk melewati hari. dahulunya ini tidak biasa.

Penyebaran rumah kopi dan perubahan pola perilaku ini memberikan dampak perubahan sosial diantara para penikmat kopi.

Rumah Kopi Tempat Berkumpulnya Si Kaya dan Si Miskin

dampak sosial kopi

Secara historis rumah kopi dijadikan titik penting pertemuan sosial di eropa, sejarah ini terekam dalam perkembangan politik internasional dan lahirnya negara.

Rumah kopi pada masa itu dijadikan wadah pertukaran pikiran, menghembuskan opini dan arena debat sebuah gagasan. dimana isinya adalah para cendekiawan, konglomerat dan para filosof yang memiliki tujuan yang sama yaitu penentuan nasib sendiri dan mendirikan negara berdaulat.

Melihat dari sejarahnya maka rumah kopi diseluruh dunia menjadi tempat bertemunya antara si kaya dan si miskin. tidak ada aturan kasta dan status sosial dalam penentuan posisi duduk dan meja kopi. semuanya setara dan saling sapa.

Terkadang pertemuan ini berakhir dengan saling tukanya no handphone untuk membicarakan proyek antara si pemilik harta dan si ahli yang tidak punya apa-apa.

Hanya dirumah kopi kita dapat melihat fenomena seorang artis yang menyapa anda dan sekedar meminjam korek kepada anda. sesuatu yang tidak ada di tempat lain selain rumah kopi.

Rumah kopi menjadi tempat silaturahmi para pemimpin daerah dengan masyarakatnya. bahkan menjadi nilai positif dimata rakyat dibandingkan dengan mengundang elemen masyarakat ke rumah dinas dengan hidangan makanan paket lengkap.

Hadirnya rumah kopi telah mendesak si kaya untuk lebih peduli mengenai arti sebuah hubungan sosial dan pemimpin lebih membumi dengan suasana informal yang kondusif.

Semuanya larut dalam secangkir kopi panas serta menyebarkan aroma setara. sama rasa…

Bertemunya Kawan Lama

rumah kopi bandung

Saat ini jika kita whatsapp-an dengan teman lama, maka kata yang paling mudah terlintas di kepala adalah “Ngopi Dulu”. dua kata yang sederhana namun mengisyaratkan makna bahwa sudah lama kita tidak berjumpa dan perjumpaan wajib yaitu di rumah kopi.

Rumah kopi menjadi simbol rajutan kembali kisah-kisah lama, setelah sampai disana kita akan berbicara nostalgia, tentang cinta masa mudah dan mungkin sahabat kita si dungu.

Rumah kopi menjadi tempat yang intim untuk merajut kembali kenangan lama tersebut.

peneliti dari hopkins university mengungkap fakta baru bahwa zat kafein membuat efek mengingat mengingat dan sangat sulit melupakannya. mungkin ini penyebab orang memilih rumah kopi sebagai tempat reuni.

Rumah kopi tidak ramah terhadap mantan

satu hal yang perlu untuk digaris bawahi…

Sayangnya warung kopi ini bukan tempat yang nyaman untuk bertemu dengan mantan. dikarenakan rumah kopi merupakan ruang publik yang sangat terbuka dan terkadang instagramable.

Banyak social paparazi yang dengan tidak sengaja mengabadikan momen pertemuan anda menjadi kacau dan berefek viral. akhirnya semuanya berantakan bukan? mungkin ini masuk bagian dari etika minum kopi.

rumah kopi ranin

Something Big Is Coming

Itulah sinyal ketika anda ditelepon oleh rekan bisnis untuk membuat janji bertemu di warung kopi.

Fakta menunjukan bahwa rumah kopi menjadi tempat transaksi ide dan proyek-proyek besar. Pekatnya kopi mampu mencairkan suasana.

Coffee Shop seolah menjadi Co-Working Place alternatif untuk menghidari situasi formal kantor yang membuntukan otak dan menyuntik mati ide.

Cobalah anda perhatikan dan survei kecil-kecilan mengenai siapa sebenarnya si penghuni warung kopi? rumah kopi biasanya di huni oleh para bisnis owner, karyawan, marketing, dosen dan freelancer.

Mereka menjadikan rumah kopi dan secangkir kopi menjadi gudang sejuta ide dan dapatan meningkatkan produktifitas mereka.

Mengapa hal ini terjadi?

ini jawaban ilmiahnya…

  • Sebuah studi dari Plos ONE menjelaskan bahwa 200mg kopi atau setara 2 gelas kopi dapat mendorong otak untuk mengidentifikasi setiap kata dan frasa lebih cepat. kopi dapat meningkatkan daya ingat dan menyelesaikan masalah berbasis alasan.
  • Reaksi kimia yang terkandung dalam kopi dapat meningkatkan kreatifitas. kebisingan sekitar kedai kopi dan suara tingkat rendah mendorong proses berpikir abstrak menjadi lebih nyata.
  • Minyak dalam Kopi (kahweol dan cafestol) adalah agen anti inflamasi neourologis kuat yang melindungi otak terhadap stress aksidatif dan kerusakan DNA.

inilah faktor yang mendorong sesuatu yang besar itu terlahir dari kedai kopi. sebuah tempat nongkrong yang sederhana namun memberikan dampak sosial yang lebih produktif dan masif.

Intisari dari Rumah Kopi terhadap kehidupan sosial

Dari ketiga fenomena social effect rumah kopi yang saya lampirkan diatas dapat menyimpulkan peran rumah kopi terhadap perubahan sosial.

Social engagement

Peran warung kopi dalam meningkatkan engagement (keterlibatan) komunitas sosial masyarakat. dan akhirnya orang lebih peduli sesamanya. kita bisa melihat orang dengan ikhlas saling sapa dan bersalaman satu sama lain. meskipun dalam tahap ini belum semuanya tanpa makna.

Increase Social Interaction

Dari sebuah keterlibatan atau kepedulian sosial tersebut maka lahirlah sebuah interaksi diantara penikmat kopi yang ada. orang yang sebelumnya belum saling mengenal kini sudah saling sapa dan saling kenal. sebuah interaksi yang intens dapat melahirkan sebuah relationship yang sangat kuat.

Make Relationship

Rumah kopi ternyata telah menghasilkan banyak sekali jaringan persahabatan. kombinasi antara engagement + Interaction = Relationship.
Disinilah mulai lahirnya arti sahabat. sahabat yang dibangun dari hasil sebuah relasi. para pakar hubungan internasional mengatakan bahwa “POWER IS RELATIONSHIP”.

The Conversion

Ternyata faktanya bahwa dari warung kopi banyak sekali terjadi transaksi dan big deal yang menguntungkan secara ekonomi. sehingga hal ini dapat meningkatkan taraf hidup dan social lifestyle.

Konversi ke nilai mata uang sebagai akibat dari rumah kopi tidak terjadi dengan begitu saja. Ada proses sosial yang dilewati setiap pengunjung rumah kopi dan proses kimia biji kopi itu sendiri yang berdampak pada setiap penikmatnya.

Penutup

Pada akhirnya rumah kopi saat ini menjadi objek kajian dari berbagai disiplin ilmu. dampak pada perubahan sosial masyarakat, peningkatan taraf hidup dari sudut pandang ekonomi dan sebuah cerita yang bikin geleng kepala yang diriwayatkan oleh para kopi snob. yang katanya ahli kopi.

Tulisan ini tentunya banyak salah dan mungkin sangat lemah dalam kata-kata. namun biarkanlah kopi tetap memberi warna dan rasa.

Semoga kopi dapat menyatukan perasaan saya, anda dan kita bangsa Indonesia.

Bangsa yang menjadi urutan empat besar pengekspor kopi di dunia.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here