strategi kampanye calegPostingan ini memberikan informasi kepada calon legislatitif dan tim sukses untuk merancang STRATEGI KAMPANYE CALEG dalam pileg mendatang.

Banyaknya para Caleg yang tidak memiliki backgroud politik serta managemen kampanye yang baru terjun dalam PILEG, maka sebaiknya  membaca postingan ini untuk memperkaya informasi. Sehingga Strategi Kampanye anda lebih efektif.

Evolusi Strategi Kampanye Caleg

Sejak Negara Indonesia merdeka pada tahun 1945, Indonesia langsung menempatkan diri sebagai negara yang menganut sistem politik demokrasi pancasila.

Tahun 1955 menjadi pemilu pertama indonesia, diadakan pemilihan DPR dan Konstituante, tahun inilah stratagi kampanye caleg mulai dipelajari dan mulai di terapkan dalam proses politik di Indonesia.

Jika menghitung sejak 1955 sampai tahun 2019 nanti maka Indonesia sudah melewati model strategi kampanye caleg sebanyak sebanyak 12 kali. Tentunya terdapat banyak perbedaan strategi kampanye dari masa kemasa. Maka saya membaginya dalam dua model Strategi Kampanye.

Pra Moderen Kampanye

Pada zaman dahulu sekitaran abad ke 19,strategi kampanye caleg masih mencari bentuknya dan masih belum kondusif untuk diterapkan secara langsung. Keamanan dalam negeri saat itu belum stabil.

Sehingga strategi kampanye pada masa ini masih bersifat sangat mendasar sekali, strategi kampanye berpola pada door to door saja dengan pimpinan partai menjadi komandan utama dalam penerapan strategi.

Lobi-lobi indvidu sudah mulai di adakan, serta kampanye kepada masyarakat sudah mulai didengungkan dengan cara mengupulkan masa dalam lokal-lokal kecil.

Dizaman ini pula kebebasan pers belum menjadi sebuah media kampanye yang dapat di akses dan dipublikasikan secara matang.

Pada masa ini para meneger kampanye (tim sukses) masih diuntungkan dengan banyak loyalis partai serta kesetianan sosial masyarakan yang menjadi audiens dan target suara. Dan jumlah perebutan kursi masih sangat kecil.

Moderen Kampanye

Memasuki abad 21 tahun 2004. Strategi Kampanye Caleg mulai menemukan polanya, dikarenakan ada ruang terbuka serta kebebasan berekspresi paska orde baru dan masa reformasi.

Pemilihan DPRD Provinsi dan kabupaten kota mulai menggairahkan, masyarakan dan para caleg menyambut pemilu serentak pertama.

Peristiwa ini memunculkan banyak sekali meneger kampanye (Tim Sukses) yang berbakat dan berhasil di daerah-daerah. Kajian strategis mengenai strategi kampanye caleg banyak di diskusikan di ruang-ruang terbuka.

Media pers serta stasiun TV lokal menjadi media andal yang digunakan para meneger kampanye untuk mempromosikan calon legislatifnya.

Siaran kampanye memalui frekuensi radio mulai ramai dimana-mana, meskipun pada masa ini masih mengandalkan kreatifitas konten kampanye. Namun masyarakat sangat bergairah.

Baliho-baliho Caleg mulai terlihat sudut-sudut jalan. serta masyarakat mulai tumpah ruah dijlanan mengkampanyekan para jagoannya.

Masa ini berjalan sekitar 2004 sampai pada pemilu 2009.

Post Moderen Kampanye

Pada tahun 2014 Strategi kampanye caleg sepertinya menemukan bentuk sempurna dari sebuah proses politik.

Para tim sukses telah menjelma seperti senjata mesin otomatis yang bekerja 1×24 jam. Sangat masif dan terstruktur. Para tim sukses mendapatkan peran utama dalam pemenangan caleg.

Tim Sukses bahkan bukan merupakan loyalis partai, mereka adalah konsultan tersendiri yang terlatih dan memiliki pengetahuan mengenai mengenai komikasi politik dan kampanye.

Berkembangnya internet serta media sosial juga telah menggeser media-media mainstream dalam proses strategi kampanye caleg. Media sosial menjadi kanal alternatif yang sangat efektif serta menimbulkan efek masif dalam penerapan strategi kampanye efektif.

Kerangka Strategi Kampanye Efektif

Setelah anda mengetahui perubahan strategi kampanye, maka hal selanjutnya adalah memahami kerangka kampanye yang efektif. Kerangka ini terbagi menjadi 3 bagian.

Perencanaan

Pepatah kuno mengatakan bahwa jika anda gagal berencana maka anda telah merencanakan kegagalan. Maka ini merupakan kerangka awalnya. Adapun tujuannya adalah

  • Merincikan Agenda Kampanye
  • Fokus kepada tujuan yang ingin diraih
  • Mengurangi konflik kepentingan dalam tim
  • Menampung Ide Baru Untuk Siasat Kampanye
  • Membuat ketertiban dan kejelasan selama masa eksekusi kampanye

Budgeting

Anda pasti sepakat bahwa sebuah proses politik itu memiliki beban biaya, itulah namanya cost of politic. Oleh sebab itu pentingnya mengukur kemampuan dompet jauh lebih penting daripada kemauan berkuasa. Sehingga anda tidak akan terjebak oleh penggunaan kalkulator bisnis dalam politik.

3 Biaya besar yang timbul

  • Operasional Tim Sukses
  • Biaya lobi-lobi politik
  • Biaya Kampanye (Iklan)

3 Sumber Pendanaan

  • Kantong Pribadi
  • Pinjaman Lunak
  • Donatur

Dalam proses politik anda dibolehkan untuk mengumpulkan dana dengan cara mencari donatur, namun tentunya ini merupakan sebuah kontrak politik. No Free Lunch In Politic.

Eksekusi

Tahapan selanjutnya adalah merespon rencana yang sudah dibuat dengan cara eksekusi, apa yang sudah direncanakan membutuhkan sebuah aksi yang besar agar dapat mencapai tujuan.

Kegagalan sebuah organisasi karena mereka pandai berncana tapi gagal menindak lanjutinya. Oleh sebab itu menurut Jesse Torres, ada 4 cara untuk mengeksekusi sebuah strategi agar sukses

  • Tentukan prioritas yang jelas
  • Kumpulkan dan Analisa data di lapangan
  • Menjaga irama dengan tim dengan lakukan rapat
  • Evaluasi strategi yang sudah di tetapkan

Jika keempat cara diterapkan dalam eksekusi rencana yang sudah di buat, maka kesuksesan hanya tinggal menunggu waktu saja.

3 Element Kampanye

Personal Branding

Saya sangat suka dengan definisi Jeff Bezos, Pendiri Amazon ”Your brand is what people say about you when you leave the room.” Bayangkan jika ini terjadi pada dapil/target audien anda.

Branding Caleg pada umumnya hanya bermain pada cetakan baliho dengan foto, kata bijak serta warna dan logo partai. ini merupkan branding orang kebanyakan. Jika anda ingin unggul maka lakukanlah diatas rata-rata yang dilakukan oleh orang lain.

Apa yang harus di perhatikan dalam branding?

  • Tanyakan ke orang lain siapa diri anda, itulah nilai anda
  • Siapa target market pemilih anda
  • Apa Brand Caleg lain di dapil anda
  • Apa ekspresi logo dan taqline anda

Saat ini banyak salon politik yang bisa memoles brand anda, gunakanlah jasa mereka untuk mendapatkan brand yang kuat dan melekat di hati masyarakat.

Segmentasi

Wilayah dapil anda merupakan kumpulan dari masyarakat yang heterogen, berbeda karakter dan macam-macam jenisnya. Oleh sebab itu segmentasi merupakan hal yang urgen anda lakukan.

Fungsi segmentasi adalah membagi masyarakat yang heterogen tadi ke kantong homogen yang ada di sisi anda. Sehingga anda bisa dengan mudah mengetahui siapa calon pemilih anda.

Bahaya jika anda keliru dalam melakukan segmentasi masyarakat, misalkan anda seorang dai kemudian anda bermain di segmen masyarakan yang hobi hiburan malam, maka anda tidak akan mendapatkan suara disana, melainkan botol kosong bekas.

5 hal yang harus anda lakukan untuk membuat segmentasi.

– Survey dapil anda

– Perhatikan Geografi dapil anda

– Perhatikan Psikologi Dapil anda

– Analisa sosial dan budaya dapil anda

– Tentukan demografi calon pemilih anda

 Strategi Media

Elemen terakhir ini sangat besar pengaruhnya terhadap semua yang sudah saya tuliskan diatas, media adalah sebuah kanal/saluran informasi anda untuk menyampaikan tujuan anda secara masif.

Media untuk strategi kampanye caleg ada banyak variasinya dan tidak ada yang menyatakan lebih efektif antara media satu dan media lainnya. Hebat jika anda bisa mengkombinasikan beberapa media.

Berikut ini beberapa media yang sering digunakan caleg saat pemilihan

  • Stiker dan Poster
  • Baliho
  • Koran
  • TV Lokal
  • Radio
  • Panggung
  • Social Media

Kombinasikan beberapa media diatas dan cari yang paling efektif untuk saat ini.

5 Isu Utama Kampanye Efektif

Ada beberapa isu yang mendapatkan proporsi perhatian besar dalam kelompok masyarakat lokal yang bisa anda mainkan untuk mendulang suara.

  • Rumah Tangga

Masyarakat lokal banyak mendefinisikan bahwa kesuksesan ini berawal dari lingkup keluarga yang kondusif dan baik. Anda bisa menjadi caleg dengan figur orang tua disini.

Menetapkan strategi kampanye dengan edukasi keluarga bahagia akan membangun citra positif anda dalam lingkup itu. Setidaknya jika anda menanang di zona ini anda memenangkan 3 suara. Ayah, Ibu dan Anak.

  • Bisnis

Mengedukasi masyarakat dengan kampanye cara berbisnis untuk meningkatkan kesejahteraan akan mendapat respon baik di masyarakat.

Hampir tidak ada satupun orang di dunia ini yang tidak ingin meningkatkan taraf hidupnya. Mulai dari pedagang kecil sampai para rakasasa dagang di kampung.

  • Keagamaan

Isu keagamaan ini masih sangat efektif untuk di terapkan sebagai salah satu strategi kampanye caleg. Namun anda harus berhati-hati dalam mengakses domain ini, dikarenakan jika salah anda hanya akan menghasilkan isu sara yang menjijikan.

Sederhananya seperti ini anda coba menghebuskan isu misalnya menantang minuman keras masuk ke dapil anda, menghidupkan nilai-nilai agama seperti memperingati hari-hari besar agama. Membangun sarana dan prasarana ibadah yang lengkap dan lain sebagainya.

  • Isu Sosial

Di era media sosial yang sangat ramai saat ini, maka isu sosial dapat dengan mudah di akses dalam kehidupan sehari-hari. Ini merupakan sebuah nilai yang sangat diapresiasi oleh masyarakat.

Misalkan ketika terjadi Musibah di suatu daerah,  anda sebagai panglima komando yang pertama membantu daerah tersebut. Terjun ke banjir serta lain sebagainya.

  • Sains dan Teknologi

Isu ini mulai mendapatkan tempat di hati masyarakat, terutama para anak muda atau sering disebut milenial, anda dapat bermain di domain ini sebagai sosok yang mengutamakan sains dan teknologi.

Jika nanti anda terpilih nanti maka masyarakan akan dengan mudah mendapatkan ilmu sains dan teknologi ini. Dijamin pasti suara anda akan membengkak dengan isu ini.

Target Market

Ada beberapa target market  yang berkembang di era post moderen kampanye ini, startegi kampanye caleg mulai menyasar target market ini dan sudah terbukti menghasilkan suara di pemilu 2014 kemarin.

4 Target Market Post Moderen Kampanye

  • Milenial
  • Urban Society
  • Ibu-Ibu Rumah Tangga
  • Kaum Terdidik

Massive Information

Meminjam salah satu teori perang yaitu Balance of Power, perimbangan kekuatan, jika ada salah satu kubu yang sangat lengkap persenjataan maka kubu yang lemah harus memiliki bom atom untuk perimbangan kekuatan.

Jika anda memiliki sumber pendanaan yang terbatas serta tim sukses yang sedikit, maka anda butuh senjata pamungkas untuk mengimbangi lawan lawan politik yang cenderung lebih kaya akan sumber daya di DAPIL .

Kabar baiknya adalah di era digital ini biaya kampanye cenderung lebih murah dibandingkan pada era modern kampanye. Namun efeknya massif dan efektif.

Anda bisa mengoptimasi media sosial untuk menampung semua strategi ada. Antara lain adalah

Saat ini banyak orang yang ahli dalam kampanye media sosial, anda bisa mengunakan jasa mereka dengan biaya yang sangat murah dibandingkan harus membuat baliho dan perangkat kampanye lainnya.

Mereka biasanya mongoptimasi via Facebook ads dan SEO serta memiliki beberapa tools pendukung yang siap membumingkan kampanye anda

  • Membeli Tools Optimasi media sosial

Jika menyewa advertiser masih terasa berat bagi anda, maka tidak perlu khawatir saat ini banyak pengembang yang menciptakan tools-tools optimasi media sosial secara otomatis.

Gunakan SDM anda yang terbatas untuk mengoptimasi media sosial anda, salah satunya menggunakan FB POSTER

Ini sangat membantu anda untuk update postingan 1×24 Jam dan Optimasi Fanpages.

Serangan Fajar dalam bentuk uang mungkin sudah tidak efektif lagi dalam beberapa kasus dan sudah mulai ditinggalkan, selain tidak beretika juga sulit untuk di ukur.

Maka tools WA blast ini dapat menjadi solusi anda untung memblast no Whatsup yang ada di DPT anda, dengan sekali klik

Penutup

Tahun 2019 merupakan Double Democracy Package yang akan segera kita hadapi dalam beberapa bulan kedepan. Agenda Pileg dan Pilpers serentak menjadi arena politik tempat para jawara mengundi nasib.

Jika melihat seorang calag sebagai sebuah produk demokrasi yang terjun dalam sebuah pasar, meminjam istilah Seth Godin, Bahwa setiap politikus harus menjadi seekor sapi biru ditengah kerumunan sapi.

Pemahaman akan strategi kampanye caleg efektif diharapkan dapat menghasilkan artikulasi yang senada dengan janji kampanye.

Dengan harapan seorang caleg memiliki knowlade yang luas, Passion yang kuat untuk menjadi wakil rakyat dan tentunya profiteble menguntungkan masyarakat

Saya menulis “Starategi Kampanye Caleg Efektif” hanyalah seorang pelajar ilmu politik, namun memisahkan Sains Politik dan Lakon politik merupakan sebuah “sekularisme”.

Semoga jika postingan ini bermanfaat dapat disebarkan. Tinggalkan komentar untuk kesempurnaan postingan ini

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here